Ganjaran Pelapor yang Memfoto Perokok di Trengganu Malaysia

Ganjaran Pelapor yang Memfoto Perokok di Trengganu Malaysia

Seperti biasa, aktifitas rutin saya pagi – pagi melihat FB untuk memantau berita di dunia maya. Ketemu postingan ini di salah satu wall teman kuliah dari Malaysia.

Ganjaran Pelapor yang Memfoto Perokok di Trengganu Malaysia

Kira – kira apakah berhasil jika diterapkan di Indonesia?

Sesuai dengan Pergub yang berlaku di DKI Jakarta :

Pimpinan dan/atau penanggungjawab tempat yang ditetapkan sebagai Kawasan Dilarang Merokok sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, apabila terbukti tidak memiliki komitmen, tidak membuat penandaan, tidak melakukan pengawasan kawasan dilarang merokok di kawasan kerjanya dan membiarkan orang merokok di Kawasan Dilarang Merokok, dapat dikenakan sanksi administrasi berupa: a. peringatan tertulis; b. penyebutan nama tempat kegiatan atau usaha secara terbuka kepada publik melalui media massa; c. penghentian sementara kegiatan atau usaha; dan d. pencabutan izin.” [Pergub 88, Pasal 7] –> Pergub DKI Jakarta

Saya sendiri sangat mendukung aksi ini. Bahwasanya sebagai medis yang bekerja di bidang kesehatan, saya sangat prihatin dengan kondisi banyaknya perokok yang masih seenaknya mengebul di tempat umum. Alhasil kita jadi perokok pasif.

Menurut data Tobacco Control, sebanyak 2,5 juta orang meninggal akibat terpapar asap rokok orang lain sejak tahun 1964.

Belum lagi kasus bayi dan anak sesak yang jika dirunut – runut hampir selalu ada cerita sang ayah merokok, si nenek atau kakek perokok, rokoknya di dalam rumah, rumah kecil masih ngontrak pula, ventilasi tidak ada, tinggalnya di gang – gang lembab. Kebayang kan bagaimana nasib generasi penerus bangsa kalau kebiasaan ini terus berulang.

Back to the topic, menyikapi postingan teman kuliah saya, ganjaran bagi pelapor yang berhasil mendokumentasikan baik berupa foto atau video terhadap perokok yang melanggar larangan merokok di Kawasan Dilarang Merokok (KDM). Saya sendiri sangat mendukung aksi ini. Kenapa harus dikasih ganjaran?

Ganjaran menurut KBBI artinya hadiah, hukuman atau balasan. Tentunya konteks disini adalah hadiah yah.

Karena metode untuk mengajak aksi seseorang sebenarnya banyak cara. Termasuk pemberian reward salah satunya. Namun saya berharap, jika ini pun diterapkan, semoga kita – kita yang mendukungnya, bukan hanya terpaku pada hadiah saja. Tapi lebih kepada peduli dengan lingkungan sehat dan generasi bangsa.

Kira – kira teman – teman punya usulan hadiahnya tidak ya?

Baca juga : Faktor Penyebab Perut Buncit dan Kaitannya Terhadap Risiko Penyakit Jantung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares