Mengapa Trend Demam Berdarah Dengue Pada Anak Meningkat Kala Musim Hujan?

Mengapa Trend Demam Berdarah Dengue Pada Anak Meningkat Kala Musim Hujan

Mengapa Trend Demam Berdarah Dengue Pada Anak Meningkat Kala Musim Hujan?

Mengapa Trend Demam Berdarah Dengue Pada Anak Meningkat Kala Musim Hujan dapat dijelaskan karena angka pertumbuhan nyamuk vektor Aedes aegypti pembawa virus Dengue ini meningkat pada musim penghujan. Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue trendnya sedang naik di berbagai daerah dengan angka pesakit kebanyakan pada anak – anak yaitu terutama pada golongan usia anak 5 – 14 tahun. Pada kasus lanjut, DBD pada anak banyak menyebabkan terjadinya renjatan (syok). Kadang kondisi ini tidak selalu berbarengan dengan nilai trombosit yang rendah.

Demam Berdarah Dengue atau sering disingkat DBD termasuk penyakit infeksi tropis dimana nyamuk pembawa virus Dengue berada di habitat negara tropis misalnya Indonesia. Virus Dengue terdiri dari 4 serotipe yaitu DEN 1, DEN 2, DEN 3, dan DEN 4. Kasus DBD paling banyak ditemukan pada infeksi virus DEN 3. Dengan adanya 4 serotipe ini tiap individu bisa terjangkit masing – masing virus tersebut. Artinya dalam periode kehidupan manusia bisa mengalami 4 kali terjangkit virus Dengue yang berbeda.

Beberapa gejala DBD pada anak dapat meliputi :

  • Demam tinggi mencapai 40 derajat Celcius tiba – tiba
  • Demam 2 – 7 hari
  • Nyeri otot, sendi, tulang
  • Pusing
  • Rasa lelah
  • Tidak nafsu makan
  • Mual, muntah, nyeri perut
  • Ruam atau bintik – bintik merah di kulit
  • Mimisan, perdarahan gusi, menstruasi lebih awal pada anak yang sudah akil balik
Mengapa Trend Demam Berdarah Dengue Pada Anak Meningkat Kala Musim Hujan
sumber : www.pixabay.com

Risiko yang ditakutkan pada penanganan yang terlambat yaitu terjadi dehidrasi, perdarahan hebat, penurunan tekanan darah dan nadi yang bisa menyebabkan syok.

Seperti penyakit virus pada umumnya, DBD tidak memerlukan pengobatan spesifik. Perawatan yang dilakukan bertujuan untuk mengurangi gejala yang ada. Adapun pengobatannya antara lain :

  • Obat demam atau kompres hangat –> untuk menurunkan demam, pusing, nyeri otot
  • Obat lambung –> untuk mengurangi keluhan lambung
  • Infus cairan –> pada kasus dehidrasi atau anak yang muntah dan tidak bisa makan minum
  • Tirah baring cukup –> pada kasus trombosit rendah bahkan total untuk menghindari jatuh atau benturan
  • Makan bergizi –> meningkatkan daya tahan tubuh

So, tetap waspada ya selama musim hujan ini karena kita sudah tahu Mengapa Trend Demam Berdarah Dengue Pada Anak Meningkat Kala Musim Hujan di awal tahun ini.

Baca juga : Jaga Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah dengan Proargi-9 plus

One thought on “Mengapa Trend Demam Berdarah Dengue Pada Anak Meningkat Kala Musim Hujan?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares